www.gurukayailmu.blogspot.com

Baca dulu bentar ....

CONTENT DETAIL (KOMPLEKS) MAKA REDAKSI DIBUAT DALAM BEBERAPA FORMAT SEPERTI WORD,PDF,XLS, PPT.., JADI MESKI MENGGUNGGAH TERLEBIH DAHULU.
PADA SAAT MEMBACA CONTENT TERDAPAT PENGULANGAN REDAKSI ....MAAF KALAU MEMBINGUNGKAN...MAKSUDNYA AGAR LEBIH FOKUS ;).
BEBERAPA CONTENT DIAMBIL DARI SUMBER LAIN, JIKA ADA YANG MERASA KEBERATAN ADMIN AKAN MENGHAPUSNYA. TRIMS.

Senin, 08 Februari 2010

Langkah-langkah PTK

Menurut Tatang Sunendar ada banyak model PTK yang dapat diadopsi dan diimplementasikan di dunia pendidikan. Namun secara singkat, pada dasarnya PTK terdiri dari 4 (empat) tahapan dasar yang saling terkait dan berkesinambungan: (1) perencanaan (planning), (2) pelaksanaan (acting), (3) pengamatan (observing), dan (4) refleksi (reflecting).

Namun sebelumnya, tahapan ini diawali oleh suatu Tahapan Pra PTK, yang meliputi:


1. Identifikasi masalah


2. Analisis masalah


3. Rumusan masalah


4. Rumusan hipotesis tindakan




Sedangkan menurut Prof. Dr. Suwarsih Madya langkah dalam PTK :


1. Penyusunan Rencana


Pada prinsipnya, tindakan yang rencanakan rencanakan hendaknya


(1) membantu diri sendiri dalam :


(a) mengatasi kendala pembelajaran kelas,


(b) bertindak secara lebih tepat-guna dalam kelas


(c) meningkatkan keberhasilan pembelajaran kelas;


(2) Membantu kita menyadari potensi baru yang dimiliki untuk melakukan tindakan guna meningkatkan kualitas kerja.


2. Pelaksanaan Tindakan


Tindakan hendaknya dituntun oleh rencana yang telah dibuat, tetapi perlu diingat bahwa tindakan itu tidak secara mutlak dikendalikan oleh rencana, mengingat dinamikan proses pembelajaran di kelas kita, yang menuntut penyesuaian.


3. Observasi


Observasi tindakan di kelas berfungsi untuk mendokumentasikan pengaruh tindakan bersama prosesnya. Observasi itu berorientasi ke depan, tetapi memberikan dasar bagi refleksi sekarang, lebih-lebih lagi ketika putaran atau siklus terkait masih berlangsung.


4. Refleksi


Yang dimaksud dengan refleksi adalah mengingat dan merenungkan kembali suatu tindakan persis seperti yang telah dicatat dalam observasi. Lewat refleksi kita berusaha (1) memahami proses, masalah, persoalan, dan kendala yang nyata dalam tindakan strategik, dengan mempertimbangkan ragam perspektif yang mungkin ada dalam situasi pembelejaran kelas, (2) memahami persoalan pembelajaran dan keadaan kelas di mana pembelajan dilaksanakan.


Sama dengan pendapat di atas Suharsimi menyatakan langkah PTK terdiri dari perencanaan, Pelaksanaan Pengamatan dan Refleksi


Tahap 1 Menyusun Prencanaan (planning)


Pada tahap ini peneliti menjelaskan tentang apa, mengapa, kapan, di mana, oleh siapa, dan bagaimana penelitian tindakan tersebut bisa dilakukan


Penelitian tindakan yang ideal sebenanrya jauh lebih baik jika dilakukan secara berpasangan karena dalam prosesnya terdapat upaya untuk mengurangi unsure subjektifitas


Dalam penelitian kolaborasi, pihak yang melakukan Tindakan adalah guru itu sendiri, sedangkan yang dimnta melakukan pengamatan terhadap berlangsungnya proses tindakan adalah peneliti bukan guru yang sedang melakukan tindakan.


Tahap 2 Pelaksanaan tindakan (Acting)


Tahap selanjutnya adalah Implementasi atau penerapan isi rancangan, yaitu melakukan tindakan di kelas. Hal yang yang tepenting dalam tahap ini adalah guru harus selalu ingat tentang apa yang telah dirumuskan dalam rancangan, dan berlaku sewajar mungkin tidak dibual-buat.


Tahap 3 Pengamatan (Observing)


Tahap ke-3, yaitu kegiatan pengamatan yang dilakukan oleh pengamat sendiri.


Idealnya pengamatan dilakukan pada saat tindakan sedang berlangsung di kelas oleh gurupelaksana ( waktunya disamakan)


Tahap 4 Refleksi (Reflecting)


Pada tahap ini guru akan mengemukakan kembali apa yang telah dilakukanya. Kegiatan refleksi ini sangat tepat dilakukan ketika guru pelaksana sudah melakukan tindakan kelas, kemudian berhadapan dengan peneliti untuk mendiskusikan implementasi rancangan tindakan.




http://www.gurukayailmu.blogspot.com




Menurut Tatang Sunendar ada banyak model PTK yang dapat diadopsi dan diimplementasikan di dunia pendidikan. Namun secara singkat, pada dasarnya PTK terdiri dari 4 (empat) tahapan dasar yang saling terkait dan berkesinambungan: (1) perencanaan (planning), (2) pelaksanaan (acting), (3) pengamatan (observing), dan (4) refleksi (reflecting).

Namun sebelumnya, tahapan ini diawali oleh suatu Tahapan Pra PTK, yang meliputi:


1. Identifikasi masalah


2. Analisis masalah


3. Rumusan masalah


4. Rumusan hipotesis tindakan




Sedangkan menurut Prof. Dr. Suwarsih Madya langkah dalam PTK :


1. Penyusunan Rencana


Pada prinsipnya, tindakan yang rencanakan rencanakan hendaknya


(1) membantu diri sendiri dalam :


(a) mengatasi kendala pembelajaran kelas,


(b) bertindak secara lebih tepat-guna dalam kelas


(c) meningkatkan keberhasilan pembelajaran kelas;


(2) Membantu kita menyadari potensi baru yang dimiliki untuk melakukan tindakan guna meningkatkan kualitas kerja.


2. Pelaksanaan Tindakan


Tindakan hendaknya dituntun oleh rencana yang telah dibuat, tetapi perlu diingat bahwa tindakan itu tidak secara mutlak dikendalikan oleh rencana, mengingat dinamikan proses pembelajaran di kelas kita, yang menuntut penyesuaian.


3. Observasi


Observasi tindakan di kelas berfungsi untuk mendokumentasikan pengaruh tindakan bersama prosesnya. Observasi itu berorientasi ke depan, tetapi memberikan dasar bagi refleksi sekarang, lebih-lebih lagi ketika putaran atau siklus terkait masih berlangsung.


4. Refleksi


Yang dimaksud dengan refleksi adalah mengingat dan merenungkan kembali suatu tindakan persis seperti yang telah dicatat dalam observasi. Lewat refleksi kita berusaha (1) memahami proses, masalah, persoalan, dan kendala yang nyata dalam tindakan strategik, dengan mempertimbangkan ragam perspektif yang mungkin ada dalam situasi pembelejaran kelas, (2) memahami persoalan pembelajaran dan keadaan kelas di mana pembelajan dilaksanakan.


Sama dengan pendapat di atas Suharsimi menyatakan langkah PTK terdiri dari perencanaan, Pelaksanaan Pengamatan dan Refleksi


Tahap 1 Menyusun Prencanaan (planning)


Pada tahap ini peneliti menjelaskan tentang apa, mengapa, kapan, di mana, oleh siapa, dan bagaimana penelitian tindakan tersebut bisa dilakukan


Penelitian tindakan yang ideal sebenanrya jauh lebih baik jika dilakukan secara berpasangan karena dalam prosesnya terdapat upaya untuk mengurangi unsure subjektifitas


Dalam penelitian kolaborasi, pihak yang melakukan Tindakan adalah guru itu sendiri, sedangkan yang dimnta melakukan pengamatan terhadap berlangsungnya proses tindakan adalah peneliti bukan guru yang sedang melakukan tindakan.


Tahap 2 Pelaksanaan tindakan (Acting)


Tahap selanjutnya adalah Implementasi atau penerapan isi rancangan, yaitu melakukan tindakan di kelas. Hal yang yang tepenting dalam tahap ini adalah guru harus selalu ingat tentang apa yang telah dirumuskan dalam rancangan, dan berlaku sewajar mungkin tidak dibual-buat.


Tahap 3 Pengamatan (Observing)


Tahap ke-3, yaitu kegiatan pengamatan yang dilakukan oleh pengamat sendiri.


Idealnya pengamatan dilakukan pada saat tindakan sedang berlangsung di kelas oleh gurupelaksana ( waktunya disamakan)


Tahap 4 Refleksi (Reflecting)


Pada tahap ini guru akan mengemukakan kembali apa yang telah dilakukanya. Kegiatan refleksi ini sangat tepat dilakukan ketika guru pelaksana sudah melakukan tindakan kelas, kemudian berhadapan dengan peneliti untuk mendiskusikan implementasi rancangan tindakan.




http://www.gurukayailmu.blogspot.com




2 komentar:

Unknown mengatakan...

INFO KELULUSAN CPNS 2016 :
HUBUNGI :
Bpk Drs Warli, M.Si.
(Kepala Biro Perencanaan dan Kerjasama Antar Lembaga) BKN PUSAT Jakarta..
TLP : 08124157880.
INI NYATA :
Setelah saya mencoba memhubungi Bpk Drs Warli, M.Si. Sebagai (Kepala Biro Kepegawaia dan Kerjasama antar Lembaga) BKN PUSAT Jakarta.. dengan No.TLP. 0812-415-7880. walaupun awalnya saya ragu, tapi saya tetap memberanikan diri dan alhamdulillah saya bisa lulus CPNS..
Terima kasih bnyk buat Bpk Drs Warli, M.Si.( Kepala Biro Kepegawaia dan Kerjasama antar Lembaga ) BKN PUSAT Jakarta.. yg sudah banyak membantu saya untuk kelulusan CPNS 2015 kemaren.
Ujian CPNS kemarin adalah merupakan ujian CPNS kali kelima yang pernah saya ikuti.
Alhamdulillah tercapai sudah cita cita saya untuk menjadi abdi negara setelah sebelumnya selalu gagal dalam test.

Bagi calon pelamar CPNS 2016. Jika ingin lulus CPNS satu-satunya cara adalah, Anda langsun kordinasi Kepala Sekertariak Panitia Di Pusat BKN,Bpk Drs Warli, M.Si.( Kepala Biro Perencanaan dan Kerjasama Antar Lembaga) No Tlp: 0812-415-7880.
Trima kasih.....

Unknown mengatakan...

Assalamu Alaikum Wr. Wb.
Syukur Alhamdulillah Saya sudah jadi PNS bu, Berkat Informasi nya saya bisa berhubungan langsung dengan Pak Warli, beliau yang bantu saya sampai jadi PNS, Sekali lagi terima kasih banyak Bu atas semuanya bagi tman2 yang ingin jadi pns lansung aja hungin pak warli ini no tlfon nyaa 08124157880 mksih...

Posting Komentar

 
Copyright 2009 GURU KAYA ILMU. Powered by Blogger Blogger Templates create by Deluxe Templates. WP by Masterplan